

Borobudur (14-15 Juli2010), Wilayah di sekitar Candi Borobudur maupun di wilayah Jawa Tengah dan DIY masih banyak terdapat benda cagar budaya dari berbagai latar belakang budaya dan keagamaan. Menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita bersama segenap lapisn bangsa untuk , menjaga, melestarikan, melindungi, dan memanfaatkan benda cagar budaya tersebut bagi kepentingan bangsa di masa sekarang maupun untuk masa yang akan datang.

Untuk mendukung hal tersebut perlu diadakan penyuluhan dan penyebaran informasi Kepada segenap lapisan masyarakat, terutama kalangan generasi muda, apalagi sekarang ini dikhawatirkan dengan merosotnya rasa nasionalisme dan kendurnya nilai-nilai jati diri bangsa di kalangan generasi muda karena pengaruh globalisasi. Salah satu upaya mengajak generasi muda mencintai budaya negeri sendiri, warisan leluhur nan agung adalah dengan mengajak mereka mengenali dari dekat tinggalan di sekeliling mereka yang mungkin saja mereka belum mengenalnya,sesuai dengan peribahasa “ tak kenal maka tak tahu, tak tahu maka tak terbiasa, tak terbiasa maka tak sayang “. 

Diharapkan dengan mengenalkan kepada mereka benda cagar budaya disekitar mereka melalui kegiatan Meniti Jejak Peradaban yang bertema “ Belajar dari masa lalu untuk masa depan “ dapat menumbuhkan rasa peduli, pada budaya negeri sendiri akhirnya menggugah rasa memiliki “ Indonesia sejati”.