Browsing Posts published in May, 2008

bdr_0291.JPGSelasa, 20 Mei 2008, Upacara perayaaan Hari Raya Waisak 2552/2008 bertema “PERKOKOH KERUKUNAN BANGSA, TINGKATKAN KEPEDULIAN PADA SEMUA”. Penyelenggara Waisak tahun 2252/2008 adalah Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI). Rangkaian prosesi upacara Waisak 2252/2008 berlangsung mulai tanggal 18 – 20 Mei 2008.bdr_0311.JPG

bdr_0213.JPGMinggu, 18 Mei 2008
Pengambilan air suci di Umbul Jumprit Temanggung dan api abadi di Mrapen Grobogan selanjutnya dibawa ke candi Mendut untuk diberkati.

Senin, 19 Mei 2008
Pembacaan paritta dan sutra selama 24 jam secara bergantian oleh ketiga Sangha di altar Candi Borobudur.bdr_0335.JPG

Selasa, 20 Mei 2008
Puncak upacara Waisak, detik-detik Waisak (09.11.08) di Candi Mendut, prosesi dari Candi Mendut ke Candi Borobudur, upacara Waisak di Candi Borobudur.
Sesampainya di plataran Candi Borobudur, rombongan prosesi yang terdiri dari rombongan api air suci, sangha, dan para umat yang berjumlah ribuan melakukan upacara Waisak di Candi Borobudur. Upacara berlangsung kidmat dan berakhir kurang lebih pukul 19.30 WIB. (perlindungan)

bdr_0070.JPGbdr_0101.JPG

bdr_0009.JPGMinggu 18 mei 2008, Indonesia Heritage Youth Network (IndoWYN) menggelar kampanye pelestarian Candi Borobudur dengan membentangkan 100 lembar spanduk bergambar 14.125 cap jari tangan. Seratus lembar kain spanduk yang masing-masing panjangnya 5 meter tersebut dibentangkan di kaki candi sebelah barat dan utara, dan menaiki tangga mengitari lorong I-III. bdr_0115.JPGSpanduk tersebutbdr_0146.JPG kemudian dibentangkan pada kiri kanan menuju pintu masuk candi sebelah timur. Kampanye tersebut sebagai simbol dukungan terhadap pelestarian warisan budaya dunia yang dibangun oleh Dinasty Syailendra. Selain membentangkan spanduk, Indowyn juga menyebarkan brosur yang berisi ajakan untuk melestarian Candi Borobudur kepada setiap pengunjung yang datang dan beberapa media masa, baik cetak maupun elektronik yang meliput kegiatan tersebut, salah satunya adalah METRO TV yang melaksanakan siaran langsung. Diharapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan Candi Borobudur, warisan nenek moyang kita agar dapat diwariskan untuk anak cucu di masa depan. (Perlindungan)

Sabtu, 17 Mei 2008, Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Mr Akrasid Amatayakul bersama istri dan putrinya mengadakan kunjungan ke Candi Borobudur untuk menyaksikan matahari terbit dari puncak candi. Rombongan menaiki Candi pukul 04.45 sampai pukul 07.30. Diharapkan dar kunjungan tersebut, dapat meningkatkan minat wisatawan ke Borobudur, khususnya wisatawan dari Thailand.

bdr_0399.JPGbdr_0432.JPG

bdr_0456.JPGbdr_0501.JPGMinggu 11 mei 2008, Mantan Presiden Republik Indonesia, Bapak Baharudin Jusuf Habibi beserta keluarga berkunjung ke Candi Borobudur sekitar pukul 07.30 WIB. Sikap ramah dan senyum selalu tersungging, selalu ditunjukkan oleh mantan RI 1 ini, khususnya pada saat diminta untuk foto bersama dengan pengunjung yang kebetulan bertemu di atas candi. (perlindungan)

Salah satu kegiatan dalam Bintek Kepariwisataan Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2008 adalah melakukan kunjungan ke Candi Borobudur. Kunjungan ke Candi Borobudur dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2008 dan diikuti oleh peserta Bintek sebanyak 20 orang dan didampingi oleh 4 orang pendamping.

Sebelum melakukan kunjungan ke Candi Borobudur, semua peserta berkunjung ke Balai Konservasi Peninggalan Borobudur dan diterima oleh para pejabat di lingkungan BKPB untuk beramah tamah. Selain ramah tamah, dalam kesempatan tersebut para peserta Bintek juga mendapatkan pemaparan dari Kepala Balai Konservasi Borobudur tentang Tupoksi BKPB dan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pelestarian, pemeliharaan, dan pengelolaan Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia dan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Setelah mengikuti pemaparan, para peserta melanjutkan kunjungan ke Candi Borobudur yang langsung dipandu oleh Staf BKPB. ¨