Browsing Posts published in July, 2008

Dalam rangka menyukseskan Visit Indonesian Year 2008, Walubi bekerjasama dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan kegiatan Tapak Tilas Umat Budha pada hari Sabtu, 26 Juli 2008 di Candi Borobudur.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut turut mengundang negara-negara sahabat, antara lain : Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand dan Vietnam. Negara-negara sahabat tersebut akan menggelar sendratari dengan corak budayanya masing-masing, dan dari Indonesia akan menggelar sendratari King Asoka. *  

Negara Indonesia kaya akan sumberdaya alam  maupun sumberdaya budaya yang bisa digunakan untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat. Kekayaan sumber daya budaya dapat berupa fisik maupun non fisik. Salah satu kekayaan tersebut adalah sumberdaya arkeologi yang tersebar di seluruh Indonesia.Salah satu kawasan yang  banyak mengandung sumberdaya arkeologi adalah kawasan pegunungan kapur  Maros dan  Pangkep di Propinsi Sulawesi Selatan. Di kawasan pegunungan kapur (karst) terdapat gua-gua yang pada masa prasejarah dihuni oleh manusia. Terpilih gua sebagai tempat bermukim manusia tidak terlepas dari tersedianya sumberdaya alam yang terdapat pada lingkungan sekitar gua. Selain sebagai tempat tinggal, dinding-dinding gua digunakan sebagai media untuk mengekspresikan pengalaman, perjuangan dan harapan hidup manusia dalam bentuk lukisan gua (Stern, 1973 dalam Linda, 2005). Lukisan gua di Indonesia diketahui berkembang pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut (Kosasih, 1983). Menurut H.R. Van Hekeren (1972 dalam Permana, 2008) kemungkinan besar kehidupan gua di Sulawesi Selatan berlangsung sejak pertengahan atau penghujung kala Pleiostosen akhir yakni sekitar 50.000 hingga 30.000 tahun sebelum Masehi.           

continue reading…