Bimbingan Teknis Satuan Pengaman Warisan dunia 2015

 Berita

Untuk meningkatkan sistem pengamanan yang efektif dan professional di situs Warisan Dunia,

Balai Konservasi Borobudur menyelenggarakan Bimbingan Teknis Satuan Pengamanan Warisan Budaya Dunia 2015. Bimbingan Teknis ini dikhususkan bagi Satuan Pengaman Warisan Dunia yang tidak membahas mengenai manajemen pengamanan namun juga sistem tanggap darurat dalam menangani bencana alam.

 

Kepala BK Borobudur Marsis Sutopo dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu tujuan diselenggarakannya bimbingan teknis untuk  membentuk tenaga satpam yang profesional yang nantinya akan diuji dilapangan bagaimana melayani pengunjung dan masyarakat. Selain itu satpam merupakan salah satu ujung tombak dalam pelestarian cagar budaya.

Satpam juga harus siap sedia setiap saat, apalagi  Indonesia merupakan salah satu negara yang rentan terhadap bencana alam dan terorisme sehingga kemampuan sumber daya manusianya harus ditingkatkan.

Dengan adanya pelatihan ini, satpam diharapkan mampu memahami manajemen bencana di situs warisan budaya sehingga mampu mengambil keputusan yang efektif dan tepat dalam menghadapi bencana yang terkadang tidak dapat diprediksi sebelumnya.

Bimbingan Teknis Satuan Pengamanan Warisan Budaya Dunia 2015 di ikuti 20 orang yang berasal dari BK Borobudur, BPCB Jawa Tengah, BPSMP Sanggiran dan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. Pelatihan berlangsung selama 6 hari 25 hingga 30 Mei 2015.

Related Posts