Borobudur Fair dalam rangka memperingati 25 Tahun Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia

 Berita

img_4585_1024x683
Magelang, (13/12/16) Dalam rangka memperingati 25 Tahun Candi Borobudur sebagai warisan dunia yang jatuh pada 13 Desember 2016, Balai Konservasi Borobudur menyelenggarakan kegiatan Borobudur Fair 2016 yang bertajuk “25 Tahun Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia, Tebarkan Manfaat untuk Masyarakat”. Kegiatan ini menjadi sarana kolaborasi antara masyarakat yang tergabung dalam komunitas seni, desa wisata, HPI dengan pengelola Candi Borobudur untuk membangun kebersamaan dalam mewujudkan pelestarian Candi Borobudur.

Borobudur Fair dibuka oleh Kepala Balai Konservasi Borobudur, Marsis Sutopo di Lapangan Gumadharma. Kegiatan ini terdiri dari beberapa rangkaian acara yaitu “Borobudur Go Green” dengan menanam pohon langka sejumlah 250 pohon di zona 1 dan zona 2 Candi Borobudur. kegiatan ini diikuti oleh perwakilan instansi terkait, pelajar, seniman, masyarakat umum, pengrajin, dan masyarakat umum.

Dalam pembukaan tersebut juga akan diberikan penghargaan kepada juara kegiatan Heritage Hunt berupa lomba penulisan artikel dan foto pelestarian Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon. Selain itu penghargaan akan diberikan kepada komunitas yang selama ini telah aktif dalam pelestarian di Candi Borobudur.

Selain “Borobudur Go Green” rangkaian kegiatan dalam Borobudur Fair sebagai puncak peringatan 25 Tahun Candi Borobudur Sebagai Warisan Dunia antara lain “Borobudur Menginspirasi Seni” yang diikuti oleh puluhan seniman (pelukis dan sketcher) yang akan melukis atau menstketch dengan obyek Candi Borobudur; “Relief dan Pemandu” fasilitasi belajar relief untuk pemandu non HPI yang berkeinginan untuk lebih mendalami tentang relief Candi Borobudur; “Pameran dan Bazar Produk Desa Wisata di Sekitar Candi Borobudur” yang menampilkan potensi, profil, dan produk desa wisata di sekitar Candi Borobudur. produk dan potensi desa wisata ditawarkan kepada wisatawan agar kunjungan tidak hanya terkonsentrasi di Candi Borobudur saja; selain itu juga dilaksanakan “Parade Seni dari Kelompok Kesenian Sekitar Candi Borobudur” yang akan diselenggarakan dari tanggal 13 – 16 November 2016 dengan lokasi di depan maingate Taman Wisata Candi Borobudur.
Borobudur Fair digelar selain bertujuan untuk memperingati 25 Tahun Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia, juga untuk memberikan sarana kepada komunitas pecinta seni, komunitas desa wisata dan pengrajin di sekitar Borobudur untuk berekspresi dan berkreasi serta untuk mendorong upaya untuk memajukan kawasan sekitar Borobudur serta menyebarkan pengunjung sebagai salah satu upaya pelestarian Candi Borobudur.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberi manfaat dengan terbangunnya sinergi antara komunitas, masyarakat, stakeholder lainnya dan pengelola candi, sehingga terwujud pelestarian Candi Borobudur dan kawasannya yang berbasis pada masyarakat.

Related Posts