Diskusi hasil kajian 2012

 Berita

 

Balai Konservasi Borobudur selama 2 hari 12 dan 13 Desember 2012, melaksanakan Diskusi Hasil Kajian 2012 di Gedung A (Baroroh) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.

Diskusi tersebut untuk membahas kajian-kajian yang dilaksanakan di Balai Konservasi Borobudur selama tahun 2012 dan hasil penelitian Fakultas Ilmu Budaya UGM.

 

Diskusi dibuka oleh Kepala Balai Konservasi Borobudur  Drs. Marsis Sutopo, M.Si. Beliau menyampaikan bahwa sesuai dengan Tugas, Pokok, dan Fungsi BK Borobudur  setiap tahun dilakukan kajian berkaitan dengan konservasi cagar budaya di seluruh indonesia. Untuk mengevaluasi, membahas dan memberikan masukan terhadap hasil kajian, setiap tahun dilakukan forum diskusi hasil kajian dengan mengundang berbagai kalangan dari akademisi, instansi terkait, dan Lembaga Swadaya Masyarakat pelestari cagar budaya.

Pada diskusi hasil kajian tahun 2012 sengaja dilaksanakan di kampus, agar pembahasan hasil kajian lebih berbobot sekaligus memberikan pengkayaan ilmu pengetahuan terutama konservasi cagar budaya di lingkungan kampus.  Dalam diskusi dibahas 6 kajian dan 2 paparan penelitian di Korea dari BK Borobudur yaitu :

 

  1. Kajian Pengembangan Metode Efektifitas Penggunaan EDTA dalam Pembersihan Endapan Garam pada BCB batu
  2. Kajian Dampak dan Efektivitas Penggunaan Water Reppelent pada Candi Bata
  3. Kajian Konservasi Keramik Bawah Air
  4. Kajian Inventarisasi Jenis-Jenis Kayu dan Model Sambungan BCB Kayu Tahap II
  5. Kajian Metode Konservasi Cagar Budaya Logam dengan Sistem Perlindungan Katodik
  6. Kajian Visitor Management Candi Borobudur
  7. NRICH sebagai Pusat Kajian Cagar Budaya di Korea
  8. Identification of Active Ingredients, Anti-fungal and Insecticidal Test of Plant Extract

3 Penelitian dari FIB UGM yaitu:

  • Kerentanan Jejak Budaya Prasejarah Perbukitan Marmer di Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulung Agung
  • Evaluasi Perencanaan Revitalisasi Stasiun Kereta Api Ambarawa, Jawa Tengah
  • Peran Arkeologi dalam Kajian AMDAL untuk Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya

Ketua Jurusan Arkeologi Dr. Mahirta M.A menyambut baik terselenggaranya diskusi hasil kajian di lingkungan kampus karena memberikan wacana baru, khususnya di bidang konservasi cagar budaya. Beliau berharap kerjasama antara BK Borobudur dan FIB UGM tidak hanya dalam bentuk diskusi namun juga kerjasama dalam penelitian dan kajian bersama.

 

Related Posts