Dua Yoni Kembali Ditemukan di Dusun Candi

 Berita

Setelah sebelumnya menemukan dua buah artefak berupa Arca Nandi dan Arca Tokoh, para penggali tanah di Dusun Candi, Desa Ringin Anom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang kembali menemukan 4 buah artefak.

Artefak yang ditemukan berupa 2 buah Yoni dan 2 buah batu yang masih belum teridentifikasi.

Kedua Yoni yang ditemukan berukuran 58 cm x 58 cm dengan tinggi 52 cm dan 42 cm x 42 cm x 38 cm. kedua Yoni memiliki ornamen kepala naga. Dugaan sementara kedua Yoni ini berasal dari jaman Indonesia Klasik atau masa Hindu.

“Dilihat dari bentuknya kedua yoni ini masih sejaman dengan Candi Borobudur sekitar abad ke-8” Ungkap Yudi Suhartono, Koordinator Pemeliharaan Balai Konservasi Borobudur. “Namun untuk lebih memastikannya lagi kita harus teliti lebih lanjut” tambahnya.


Kapolsek Tempuran AKP Purwanto yang berada dilokasi penemuan mengatakan bahwa benda-benda purbakala yang ditemukan ini harus segera diselamatkan karena keberadaanya sangat rawan terhadap tindak pencurian. Dia berharap pihak terkait bisa segera menyelamatkannya dan meminta masyarakat bisa memahami akan pentingnya benda-benda purbakala tersebut untuk diselamatkan.

Menanggapi hal tersebut Kepala Seksi Layanan Konservasi Borobudur Iskandar M.Siregar mengatakan bahwa sebagai langkah awal penyelamatan dan untuk kepentingan penelitian lebih lanjut, Balai Konservasi Borobudur melakukan peminjaman artefak yang disertai Berita Acara Peminjaman.

Nantinya dari hasil penelitian baru disimpulkan apakah artefak tersebut merupakan artefak arkeologi atau tidak. Jika itu merupakan artefak arkeologi, para penemu akan diberi imbalan jasa sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, namun jika bukan artefak bisa dikembalikan.

Related Posts