Gelar Budaya 100 Tahun Purbakala Indonesia

 Berita

Memperingati 100 tahun Lembaga Purbakala Indonesia, Balai Konservasi Borobudur Menyelenggarakan Gelar Budaya 100 Tahun Purbakala Indonesia.

Gelar budaya ini diisi dengan berbagai kegiatan untuk lebih mendekatkan dunia arkeologi kepada masyarakat berupa Seminar Seabad Purbakala Indonesia, lomba cerita bergambar tingkat SD, lomba cerdas cermat tingkat SMP, debat bahasa inggris tingkat SMA, pentas seni dan bazar yang kesemuanya bertemakan Cagar Budaya.

Acara gelar budaya dibuka oleh Kepala Balai Konservasi Borobudur Drs. Marsis Sutopo, M.Si yang menyampaikan sambutan Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pentingnya dunia arkeologi memberikan manfaat kepada masyarakat. Sebagai institusi di bidang pelestarian cagar budaya sudah saatnya memberikan manfaat yang benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat, sehingga pelibatan masyarakat dalam pelestarian cagar budaya guna meningkatkan kesadaran berbudaya sangat dibutuhkan.

Selain itu Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia pusat Drs. Junus Satrio Admojo, M.Hum menyampaikan bahwa berkat pelestarian cagar budaya dibeberapa situs di Indonesia memberikan dampak yang luar biasa terhadap kehidupan masyarakat di sekitarnya. Salah satu contoh yang benar-benar kita lihat adalah pemugaran Candi Borobudur dimana sebelum dipugar kondisinya sangat memprihatinkan namun setelah dipugar manfaatnya bisa kita rasakan hingga saat ini.

Acara gelar budaya dilaksanakan selama 3 hari 19-21 Juni 2013. Serangkaian kegiatan dilaksanakan dalam gelar budaya tersebut seperti Seminar Seabad Purbakala Indonesia yang menghadirkan beberapa narasumber seperti Prof. Mundardjito, Prof. Suminto A. Sayuti, M.Hum, Prof. Endang Sumiarni dan Drs. Tjahyono Prasodjo, M.A. Selain itu juga digelar Bazar dan Pentas Seni yang melibatkan seniman-seniman di sekitar Candi Borobudur.

Related Posts