HUT KORPRI KE-42

 Berita

(29/11/13) Memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia yang ke-42, Balai Konservasi Borobudur melaksanakan Upacara Bendera.

 

Upacara dipimpin oleh Kepala Balai Konservasi Borobudur Drs. Marsis Sutopo, M.Si dan diikuti seluruh staf PNS dan Pramubakti.

Kepala Balai menyampaikan sambutan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono selaku Penasehat Nasional KORPRI. Dalam sambautan tersebut ditekankan pada peningkatkan dedikasi, profesionalisme,integritas, dan semangat reformasi birokrasi dari segenap anggota KORPRI dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara tercinta.

Pada Hari Ulang Tahun ke-42 KORPRI tahun 2013 mengangkat Tema “Dengan Profesionalisme dan Netralitas, KORPRI Mendukung Keberhasilan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Untuk Menjaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Presiden menilai  tema yang diangkat sangat tepat, karena saat ini, profesionalisme dan netralitas dalam pelaksanaan reformasi birokrasi sangat penting bagi tercapainya keberhasilan pembangunan nasional, utamanya dalam menjaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh tanah air.

Beliau mengajak segenap anggota KORPRI untuk meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai aparatur pemerintahan. Saya juga mengajak segenap anggota KORPRI untuk tetap netral dalam proses demokrasi yang sedang tumbuh dan berkembang di tanah air. Para anggota KORPRI harus berdiri di tengah-tengah masyarakat, baik itu dalam proses Pemilukada, maupun Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 mendatang. Sehingga keberpihakan segenap anggota KORPRI hanya tegak lurus kepada bangsa dan negara.

Mengakhiri sambutannya presiden memberikan beberapa pesan kepada para anggota KORPRI,

Pertama, tingkatkan profesionalisme sebagai aparatur negara agar masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaat dari reformasi birokrasi yang kita jalankan bersama.

Kedua, wujudkan birokrasi yang bersih, efisien, efektif, transparan, dan akuntabel. Tingkatkan budaya anti korupsi. Laksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi. Ciptakan birokrasi yang cerdas, cepat, profesional, dan responsif.

Ketiga, tunjukkan keteladanan sebagai aparatur negara yang bersih dan berwibawa. Jangan cederai kepercayaan rakyat dan sumpah jabatan. Kita memiliki amanat dan tanggung jawab yang besar dalam menjalankan tugas kepada Tuhan, bangsa, dan negara.

Keempat, dalam menghadapi Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 mendatang, sekali lagi .saya minta saudara-saudara para anggota KORPRI untuk menjaga netralitas. Bebaskan tatanan organisasi kepegawaian dari kepentingan politik. Sebagai aparatur pemerintahan, segenap anggota KORPRI diwajibkan untuk bersikap netral dan adil.

 

Kelima, mari kita tunjukkan kepada rakyat bahwa jajaran aparatur pemerintahan di era reformasi saat ini merupakan pelayan masyarakat. Kedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Related Posts