Konservasi Cagar Budaya Berbahan Kayu Dengan Bahan Traditional

 Berita

Buku konservasi cagar budaya berbahan kayu dengan bahan traditional memaparkan mengenai proses cagar budaya yang berbahan kayu menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan bahan traditional.

Buku ini sangat menarik melihat banyaknya cagar budaya di Indonesia yang menggunakan material kayu seperti rumah traditional, istana, perahu kuno dan sebagainya. Apalagi Indonesia yang beriklim tropis membuat cagar budaya berbahan kayu mudah mengalami kerusakan dan pelapukan, sehingga proses konservasi mutlak dilakukan.

Buku ini memberikan paparan penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan bahan traditional, yang secara sadar atau tidak telah digunakan nenek moyang kita dan terbukti efektif. Di dalamnya dijelaskan keefektifan bahan konservan traditional dengan mengevaluasi efektifitas penggunaan dan pengujian di laboratorium.

Buku terbagi dalam 4 bab, pada bab 1 berisi mengenai kayu itu sendiri dan penyebab kerusakan serta pelapukannya. Pada bab 2 mengenai pengawetan kayu dengan bahan-bahan traditional. Bab 3 memaparkan pengujian keefektifitasan bahan traditional dan bab 4 mengenai senyawa aktif yang terdapat dalam bahan-bahan traditional.

Buku konservasi cagar budaya berbahan kayu dengan bahan traditional memberikan wawasan baru terutama bagi para konservator cagar budaya berbahan kayu untuk mulai menggunakan bahan-bahan traditional sebagai alternatif. Selain itu mahasiwa, peneliti, maupun masyarakat yang memiliki ketertarikan di bidang biologi dan kimia, bisa memahami dan mulai memanfaatkan bahan-bahan traditional yang selama ini menjadi kearifan lokal namun belum pernah diuji secara ilmiah.

Pembahasan selengkapnya silahkan bankdata.konservasiborobudur.org

 

Related Posts