Kunjungan Parlemen Jerman Untuk Tindak Lanjut Penelitian

 Berita

Menindaklanjuti kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan UNESCO mengenai konservasi batu beberapa waktu yang lalu, Kamis (03/05/12) anggota parlemen Jerman Patrick Kurth berkunjung ke Candi Borobudur.

Dia ingin melihat langsung penelitian yang dulu dikerjakan oleh Prof. Dr. Hans Leisen dan Dr. Esther von Plehwe-Leisen yang merupakan ahli konservasi dari Universitas Cologne Jerman.

Patrick Kurth datang bersama Christoph Seemann dari kedutaan besar Jerman di Jakarta, mereka berdua sengaja datang untuk melihat prospek kedepan dari penelitian Prof. Dr. Hans Leisen beberapa waktu yang lalu, rencananya UNESCO akan melanjutkan kembali penelitian tentang konservasi batu di Candi Borobudur dengan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur.

Didampingi Kepala Seksi Pelayanan Teknis Iskandar M. Siregar, S.Si dan beberapa staf dari BKP Borobudur mereka berdua diajak berkeliling di beberapa titik yang dulu digunakan untuk penelitian.

Mereka senang dengan pengelolan candi melihat para wisatawan tertib ketika berada di atas monumen. Bahkan mereka merasa takjub dengan kondisi Candi Borobudur, Banyak pengetahuan dan fakta menarik mengenai candi terbesar di Indonesia ini saat diberi paparan oleh staf BKP Borobudur. Christoph Seemann yang mengaku berkunjung ke Candi Borobudur sebanyak 3 kali baru kali ini memdapatkan pencerahan mengenai pengetahuan tentang Candi Borobudur.

Nantinya Patrick Kurth akan membawa hasil pantauannya ke Jerman untuk dijadikan bahan rekomendasi mengenai kelanjutan penelitian konservasi batu di Candi Borobudur.

Sebelumnya pada bulan Januari 2012 Prof. Dr. Hans Leisen dan Dr. Esther von Plehwe-Leisen melakukan penelitian di Candi Borobudur, mereka melakukan beberapa observasi dan percobaan pada batuan candi untuk meneliti permasalahan yang dihadapi oleh Candi Borobudur.

Candi Borobudur yang berada di lingkungan terbuka sangat rentan terhadap ancaman-ancaman kerusakan baik internal maupun eksternal sehingga langkah-langkah konservasi sangat dibutuhkan untuk kelestariannya.

Related Posts