Kunjungan Putri Thailand di Borobudur

 Berita

Peristiwa erupsi Gunung Merapi tahun 2010 yang menyelimuti Candi Borobudur nampaknya terdengar hingga negeri Thailand, hal tersebut menjadi salah satu pertanyaan Putri Mahkota Thailand Maha Chakri Shirindhorn yang melakukan kunjungan ke Candi Borobudur Rabu (21/11/12).

Rombongan Putri Kerajaan Thailand tiba di Candi Borobudur sekitar pukul 08.00 langsung disambut para pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Magelang, Balai Konservasi Borobudur dan PT. Taman Wisata Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Rombongan kemudian berkeliling Candi Borobudur dan naik melewati sisi timur. Dalam kunjungan tersebut rombongan dipandu oleh staf Balai Konservasi Borobudur Panggah Ardiyansyah, S.S

Putri Shirindhorn yang juga seorang arkeolog sangat tertarik dengan Candi Borobudur, dengan penuh perhatian dia mendengarkan penjelasan mengenai relief Candi Borobudur dan sesekali bertanya kepada pemandu. Dia beserta para rombongan mengitari satu putaran penuh pada lantai ketiga Candi Borobudur yang bercerita tentang Lalitavisatara, yang di dalamnya menceritakan kehidupan Buddha

Selain itu Putri Mahkota Thailand ini banyak menanyakan mengenai penanganan abu vulkanik pasca erupsi Gunung Merapi tahun 2010 lalu. Dia ingin mengetahui proses pembersihan abu vulkanik yang menyelimuti Candi Borobudur dan dampak yang ditimbulkannya. Dia kagum bahwa proses pembersihan Candi Borobudur tidak menggunakan alat dari besi, tetapi dengan alat berbahan plastik dan kayu yang tidak merusak batu.

Pada kunjungan tersebut Putri Shirindhorn juga melihat penanganan kebocoran dinding yang sedang dilakukan oleh Balai Konservasi Borobudur. Penanganan tersebut dilakukan untuk menangani kebocoran dinding agar air tidak keluar dari celah-celah relief candi.

Related Posts