Kunjungan World Committee of Tourism Ethics di Candi Borobudur

 Berita

Selasa (14/06/11) World Committee of Tourism Ethics (WCTE) melakukan kunjungan kesejumlah tempat di Indonesia, termasuk Candi Borobudur.

Kunjungan ini merupakan rangkaian dari seminar Responsible Tourism and Its Socio-Economic Impact on Local Communities yang di adakan oleh United Nations World Tourism Organization (UNWTO) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata di Bali 10 Juni 2011 yang lalu.

Kunjungan ini untuk melihat aplikasi pelaksanaan kode etik global pariwisata di objek-objek pariwisata, termasuk Candi Borobudur. Kode etik global pariwisata merupakan seperangkat prinsip yang bertujuan untuk membimbing para pemangku kepentingan dalam pengembangan pariwisata baik pemerintah pusat dan daerah, komunitas lokal, industri pariwisata dan para profesional perusahaan, maupun pengunjung, baik internasional dan domestik.

Kunjungan lembaga kepariwisataan dunia ini disambut langsung oleh Kepala BKP Borobudur Drs. Marsis Sutopo, M.Si, yang kemudian diajak untuk berkeliling melihat Candi Borobudur. Salah satu anggota rombongan adalah I Gede Ardika yang merupakan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dalam Kabinet Gotong Royong, saat ini beliau merupakan salah satu anggota WCTE untuk wilayah Asia Timur dan Pasifik.

Menurut I Gede Ardika kegiatan ini merupakan kelanjutan dari seminar di bali kemarin dan sekarang mencoba melihat pengaplikasian kode etik global pariwisata disejumlah objek pariwisata. Hasil dari kegiatan ini nantinya bisa dijadikan masukan untuk pertemuan WCTE yang diadakan setiap tahun.



Related Posts