Meriahnya Hari Ulang Tahun Purbakala Ke-99!!!

 Berita

Menyambut Hari Ulang Tahun Purbakala yang ke-99 Balai Konservasi Peninggalan Borobudur menyelenggarakan jalan sehat dan lomba tradisional. Kegiatan ini diikuti para pegawai BKP Borobudur dan beberapa perwakilan instansi di wilayah Borobudur.

Perayaan Hut Purbakala tahun ini serasa berbeda dengan nuansa perayaan tahun lalu. Panitia penyelenggara sengaja menambahkan lomba traditional untuk memeriahkan perayaan HUT Purbakala yang ke-99. Lomba traditional yang diadakan adalah lomba egrang estafet dan lomba bakiak (sandal kayu) secara beregu.

Para peserta sebelumnya melakukan jalan sehat dengan mengambil rute di kompleks Candi Borobudur, mereka menyusuri jalan seperti rute para wisatawan yang masuk ke Candi Borobudur . Jalan sehat ini di buka langsung oleh Kepala BKP Borobudur Drs. Marsis Sutopo, M.Si.

Meskipun sederhana, perlombaan tradisional ternyata di ikuti para peserta dengan sangat antusias, beberapa instansi yang ikut adalah PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Hotel Manohara, Polisi Pariwisata Borobudur, Kepolisian Sektor Borobudur, Kecamatan Borobudur, Purna Tugas BKP Borobudur, Kopari dan GAKI.

Perlombaan pertama yang diadakan adalah lomba egrang, para peserta berlomba-lomba untuk menjadi yang tercepat. Meskipun beberapa peserta yang berasal dari purna tugas sudah berusia lanjut namun tidak mengurangi semangat mereka untuk berkompetisi dengan yang lebih muda. Hal ini terbukti, para purna tugas berhasil menyabet juara ke dua sedangkan yang pertama dari pegawai BKP Borobudur.

Beberapa kejadian lucu pada lomba egrang ketika beberapa egrang patah akibat tidak mampu menahan berat para peserta yang berbadan tambun, namun hal tersebut menambah kemeriahan lomba.

Sedangkan lomba yang kedua adalah lomba bakiak yang tentu tidak kalah serunya. Setiap regu diwajibkan berisi 4 orang yang kesemuanya harus saling adu cepat. Dalam perlombaan ini pengaturan ritme dalam berjalan harus diatur agar tidak terjatuh. Beberapa peserta terpaksa didiskualifikasi karena sebagian anggota regu yang lari tanpa menggunakan alas bakiak.

Dalam perlombaan ini dimenangkan oleh tenaga kebersihan candi dan juara dua adalah Polisi Pariwisata Borobudur.

Ketua panitia Yudi Suhartono, M.A mengatakan bahwa untuk perayaan hut purbakala tahun ini sengaja dibuat berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya. Panitia sengaja mengadakan lomba-lomba traditional untuk ikut melestarikan budaya nusantara dan kembali mengingat permainan-permaianan traditional yang kini sudah semakin jarang ditemui.

Related Posts