Pelatihan Satuan Pengamanan Warisan Budaya Dunia

 Berita

Guna mewujudkan sistem pengamanan yang efektif dan professional di situs Warisan Dunia, Balai Konservasi Peninggalan Borobudur menyelenggarakan Pelatihan Satuan Pengamanan Warisan Budaya Dunia di Hotel Pondok Tinggal, Magelang Jawa Tengah.

 

Pelatihan ini bukan hanya membahas mengenai manajemen pengamanan namun juga sistem tanggap darurat dalam menangani bencana alam dan tindak kriminal khususnya terorisme.

Kepala BKP Borobudur Drs. Marsis Sutopo, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa satuan pengamanan (satpam) harus siap sedia setiap saat apalagi di indonesia yang rentan terhadap bencana alam dan terorisme sehingga kemampuan sumber daya manusianya harus ditingkatkan.

”Salah satu aset penting sebuah tempat kunjungan wisata adalah kenyamanan, dan itu dapat terwujud jika keamanan dapat terjaga. keamanan memiliki posisi yang sangat vital dalam situs Warisan Dunia sehingga menjadi sebuah tanggung jawab yang tidak mudah” ungkap Pak Marsis.

Dengan adanya pelatihan ini, satpam diharapkan mampu memahami manajemen bencana di situs warisan budaya sehingga mampu mengambil keputusan yang efektif dan tepat dalam menghadapi bencana yang kadang tidak bisa diprediksi.


Sementara itu ketua panitia pelatihan Sugiyono, S.H mengatakan bahwa tujuan diadakannya pelatihan ini untuk menghasilkan tenaga Satuan Pengaman yang memahami mekanisme dan manajemen bencana di situs warisan budaya dunia. Selain itu untuk membangun kesiapan mental dan rasa tanggung jawab sebagai satpam dalam menghadapi bencana alam maupun aksi terorisme.

Dalam pelatihan tersebut hadir beberapa pemateri yaitu Ir. Dewi Sri Sayudi dari BPPTK, Drs. Joko Sudibyo, M.T dari BPBD Kab.Magelang, Prof.Dr.Dra. Endang Sumiarni,S.H., M.Hum, Dra. RA Yayi Suryo P, M.Si, PhD , Pusat Studi Bencana UGM, dan PMI Kabupaten Magelang.

Pelatihan Satuan Pengamanan Warisan Budaya Dunia di ikuti 30 orang yang berasal dari 5 instansi yang bersinggungan langsung dengan pengamanan situs warisan budaya dunia, yaitu BKP Borobudur, BP3 Jawa Tengah, BP3 DIY, BPSMP Sanggiran dan PT. Taman Wisata Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Pelatihan berlangsung selama 3 hari 3 hingga 5 april 2012 di hotel Pondok Tinggal.

Related Posts