Pelatihan Tenaga Teknis Pemugaran Tingkat Dasar 2011

 Berita

Untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tenaga teknis di bidang pemugaran Balai Konservasi Peninggalan Borobudur

menyelenggarakan pelatihan tenaga teknis pemugaran tingkat dasar di Hotel Pondok Tinggal 11-21 Juli 2011. Para peserta pelatihan berasal dari beberapa Unit Pelayanan Teknis di bawah Direktorat Jenderal Sejarah Purbakala dan beberapa Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota yang membidangi kebudayaan di Indonesia.

 

Dalam pelatihan para peserta mendapatkan materi mengenai berbagai macam kerusakan yang dialami oleh bangunan cagar budaya seperti kerusakan struktural dan arsitektural. Materi yang diberikan antara lain Pengantar Ilmu Gempa, Mekanika Tanah, Pengantar Pengetahuan Cagar Budaya, dan Pengantar Arsitektural Bangunan Cagar Budaya.

Selain pemberian materi di dalam kelas, para peserta juga melakukan observasi di lapangan dan studi banding ke beberapa cagar budaya di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan observasi lebih difokuskan pada observasi kerusakan yang terjadi pada benda cagar budaya seperti kemiringan, penggelembungan, besar regangan antar batu dan beberapa aspek teknis lainnya.

{besps}simpleslideshow/diklat{/besps}

Di akhir pelatihan diadakan evaluasi untuk mengukur tingkat kemampuan peserta dalam menyerap materi yang telah di berikan selama pelatihan tenaga teknis pemugaran tingkat dasar.

Kepala BKP Borobudur, Drs. Marsis Sutopo, M.Si dalam penutupan pelatihan mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi dari BKP Borobudur, sehingga kedepannya akan lebih banyak pelatihan-pelatihan bukan hanya konservasi dan pemugaran tetapi juga masalah dokumentasi, pengelolaan laboratorium dan beberapa hal yang terkait dengan tupoksi BKPB.

Selain itu pelatihan ini bukan hanya ditujukan kepada UPT di bawah Direktorat Sejarah dan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata namun juga ditujukan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di daerah sesuai dengan amanat UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, bahwa dalam pemeliharan cagar budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat saja namun juga tanggung jawab pemerintah daerah.

Related Posts