Pembelajaran lapangan siswa SMA di Balai Konservasi Borobudur

 Berita

Untuk lebih menggali pengetahuan siswa mengenai cagar budaya terutama Candi Borobudur, siswa SMA 6 Ungaran, Semarang melaksanakan pembelajaran lapangan di balai konservasi Borobudur.

Kegiatan ini dilakukan guna membuka cakrawala baru siswa mengenai cagar budaya. Menurut Sudiyati guru yang mengampu pembelajaran lapangan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif untuk membuka pengetahuan baru tentang cagar budaya yang sebelumnya tidak mereka terima di sekolahan.

 

Rombongan diterima Kelapa Seksi Layanan Konservasi Iskandar M Siregar di lobby Balai Konservasi Borobudur, para siswa kelas 2 ini kemudian diajak ke studio Restorasi Sejarah Candi Borobudur. Mereka diperkenalkan berbagai sisa peralatan yang digunakan pada saat pemugaran dimulai dari dokumentasi, fotogrametri, penggambaran hingga peralatan laboratorium ketika pemugaran candi Borobudur kedua.

Selain itu para siswa juga diajak berkeliling Candi Borobudur dan dijelaskan bagian-bagiannya yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu kamadhatu, rupadhatu dan arupadhatu.

Sudiyati yang menjadi pendamping rombongan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan wawasan siswa. Dengan melihat secara langsung siswa bisa mendapatkan pengetahuan baru yang tidak mereka dapat sebelumnya di kelas. Dia berharap kegiatan-kegiatan semacam ini bisa dilanjutkan.

Related Posts