Pengarahan Untuk Para Relawan Candi

 Berita

 

Candi borobudur masih terus dibersihkan sejak letusan gunung merapi beberapa waktu yang lalu yang membuat seluruh badan candi tertutup abu vulkanik. Dalam upaya pembersihan candi dari dampak abu vulkanik Balai Konservasi Peninggalan Borobudur mendapat batuan dari para relawan yang terkoordinasi di bawah UNESCO.

Selasa (28/06/11) bertempat di ruang sidang BKP Borobudur, 50 orang yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Mandiri (PMM) Kali Duren Candi Rejo Kecamatan Borobudur mendapat pengarahan dari Kepala BKP Borobudur Drs. Marsis Sutopo, M.Si. Mereka adalah para relawan baru yang akan melaksanakan pembersihan candi dalam 30 hari ke depan.

Kepala Balai memberikan pengarahan tentang hal-hal apa saja yang harus dipatuhi ketika bekerja, seperti penggunaan alat, tata cara pembersihan dan perilaku yang harus dijaga untuk kenyamanan pengunjung. Dalam upaya pembersihan para relawan dilarang menggunakan alat-alat yang terbuat dari logam karena dapat merusak batu-batu candi dan nantinya pada proses pembersihan diawasi langsung oleh petugas dari BKP Borobudur.

Yang tak kalah penting menurut beliau adalah perilaku yang harus dijaga selama proses pembersihan. Para relawan dilarang merokok dan membawa makanan di Candi Borobudur selain itu karena Borobudur merupakan kawasan wisata, sopan-santun selama proses pembersihan candi harus dijaga agar tidak mengganggu kenyamanan para pengunjung.

Related Posts