Penutupan Pelatihan Bimbingan Teknis Manajemen Penanggulangan Bencana pada Cagar Budaya

 Berita

Setelah mengikuti pelatihan selama 12 hari, para peserta Bimbingan Teknis Mitigasi Bencana Pada Cagar Budaya akhirnya tiba dipenghujung kegiatan.

Pada acara penutupan bimbingan teknis dihadiri oleh Direktur Pelestarian Cagar Budaya Dan Permuseuman Drs. Surya Helmi, Kepala Balai Konservasi Borobudur Drs Marsis Sutopo M.Si , dan peneliti senior dari Pusat Studi Bencana Alam Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Sudibyakto, MS dan KRT Adhikusumo.

Dalam acara penutupan Drs Marsis Sutopo M.Si mengatakan bahwa dari 52 peserta sebanyak 5 orang mendapatkan kriteria cukup, 39 mendapat kriteria baik, dan 8 orang mendapatkan kriteria sangat baik. Beliau mengharapkan bahwa ilmu yang didapat selama pelatihan tidak berhenti, namun bisa di sebarkan di instansi masing-masing sehingga kesiapsiagaan terhadap bencana terutama terhadap pelestarian cagar budaya bisa terus ditingkatkan.

Sementara itu Prof. Dr. Sudibyakto, MS mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan Bimbingan Teknis Mitigasi Bencana Pada Cagar Budaya, “Kegiatan bimbingan teknis ini merupakan sesuatu yang baru di indonesia yang perlu dikembangkan, biasanya ketika terjadi bencana hanya jiwa dan harta yang diutamanakan, namun dengan kegiatan ini membuka wacana baru mengenai penyelamatan cagar budaya yang juga memiliki nilai penting untuk diselamatkan” ungkap Prof Sudibyakto. Beliau juga menyampaikan kepada para peserta yang ingin melanjutkan program magister manajemen bencana masih sangat terbuka di UGM untuk mengisi kebutuhan SDM kebencanaan di Indonesia yang masih minim.

Sejalan dengan Prof Sudibyakto Direktur Pelestarian Cagar Budaya Dan Permuseuman Drs. Surya Helmi bahwa Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan membuka kesempatan bagi para pegawai untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 dan berharap kepada para pegawai tidak puas berhenti di jenjang S1 saja. Kementerian telah menyiapkan kesempatan berupa bea siswa untuk melanjutkan kejenjang S2. Selain itu beliau juga berharap khususnya kepada para peserta bimtek bahwa nilai yang didapat dalam sertifikat bisa menjadi intropeksi diri untuk senantiasa meningkatkan kemampuan.

Di akhir acara penutupan diserahkan sertifikat kepada seluruh peserta dan pemberian kenang-kenangan bagi peserta yang mendapatkan nilai yang terbaik.

 

Related Posts