Penutupan Pelatihan Tenaga Teknis Konservasi Tingkat Dasar 2012

 Berita

Berakhir sudah Pelatihan Tenaga Teknis Konservasi Tingkat Dasar 2012 yang dilaksanakan 9 – 21 April 2012 di Balai Konservasi Peninggalan Borobudur. Dalam pelatihan tersebut peserta diharapkan mampu mengembangkan ilmu yang mereka dapatkan di tempat kerja masing-masing.

Kepala BKP Borobudur Drs. Marsis Sutopo M.Si mengatakan bahwa pelatihan ini memang tidak bisa langsung membuat seseorang menjadi ahli dibidang konservasi, karena semua ada prosesnya. “Kami hanya memfasilitasi dengan memberikan teori dan praktek lapangan selama 2 minggu, namun untuk pengembangannya tetap dikembalikan pada individu masing-masing”.

Beliau berharap selepas dari pelatihan ini ilmu yang didapatkan dapat diaplikasikan ditempat kerja masing-masing, karena di setiap instansi pasti memiliki permasalahan yang berbeda-beda. Sehingga besar harapan semua dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman untuk bersama-sama mengembangkan ilmu konservasi.

Sementara itu ketua pelaksana kegiatan pelatiahan Ari Swastikawati, S.Si, M.A mengatakan dari 25 orang peserta yang mengikuti pelatihan hanya 2 orang yang tidak bisa mengikuti kegiatan hingga hari terakhir. Mereka harus pulang lebih awal karena ada tugas dinas dari instansi masing-masing yang harus mereka laksanakan.

Selain itu menurut Ari, untuk mengukur tingkat serapan materi yang didapat oleh peserta selama mengikuti pelatihan panitia mengadakan evalusi materi. Evaluasi ini nantinya juga digunakan untuk menentukan peserta yang memiliki kompetensi untuk mengikuti Pelatihan Konservasi Tenaga Teknis Tingkat Menengah.

Salah satu peserta dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olah Raga Kulon Progo S. Singgih Hapsoro, S.S mengatakan bahwa dia sangat berterima kasih kepada BKP Borobudur yang memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi mereka terutama ilmu di bidang konservasi.

Dia juga mewakili semua peserta sangat berharap dapat kembali lagi ke BKP Borobudur untuk diundang mengikuti pelatihan tingkat menengah agar ilmu yang dia dapatkan tidak terputus dan dapat berkembang.

Dalam pelatihan tenaga teknis konservasi terdapat tiga jenjang yaitu tingkat dasar, menengah dan lanjut yang nantinya dijadikan satu dengan pelatihan tenaga teknis pemugaran tingkat lanjut.

Related Posts