Penyusunan Metode dan SOP Digital Monitoring Keterawatan Batu Candi dengan Aplikasi Foto

 Berita

Kamis (22/10/15) Balai Konservasi Borobudur menyelenggarakan Penyusunan Metode dan SOP Digital Monitoring Keterawatan Batu Candi dengan Aplikasi Foto.

 

Penyusunan ini dilakukan dalam rangka pemanfaatan teknologi yang semakin maju dalam pelestarian cagar budaya.

Penyusunan Metode dan SOP Digital Monitoring Keterawatan Batu Candi dengan Aplikasi Foto dibuka oleh Kepala Balai Konservasi Borobudur Marsis Sutopo. Dia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi semakin maju harus mampu dimanfaatkan untuk memudahkan dalam upaya pelestarian cagar budaya.

Pemanfaatan digital monitoring nantinya bisa berkembang bukan hanya pada batu candi tetapi juga pada cagar budaya lainnya seperti prasasti, arca, atau cagar budaya lainnya yang bahannya mudah mengalami keausan.


Marsis juga sedikit mengkritisi masih minimnya pengelolaan hasil foto-foto digital yang hingga saat ini belum ada sistem manajemen yang mampu mengelolanya. Dia menegaskan bahwa dalam pendokumentasian cagar budaya bukan hanya teknis pengambilan data saja yang penting namun juga pada pengelolaan hasil digitalnya.

Melalui Penyusunan Metode dan SOP Digital Monitoring ini diharapkan pemanfaatan foto untuk pelestarian cagar budaya semakin berkembang.

Related Posts