Penyusunan SOP Manajemen Bencana Candi Borobudur

 Berita

Selasa (25/09/12) Balai Konservasi Borobudur melaksanakan Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Manajemen Bencana Candi Borobudur. Penyusunan SOP ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam yang berdampak pada Candi Borobudur.

Di dalam SOP tidak hanya mengatur tentang prosedur evakuasi pengunjung namun juga kelestarian cagar budaya.

“Posisi Candi Borobudur dan lansekapnya yang dikelilingi gugusan pegunungan dan perbukitan memiliki potensi kekayaan ekologi yang cukup besar, namun disisi lain juga memiliki potensi bencana yang harus diwaspadai” Ungkap Kepala Seksi Tata Usaha BK Borobudur Wiwit Kasiati, S.S dalam sambutannya. “Hal ini terlihat dari Candi Borobudur secara makro yang dikelilingi oleh beberapa gunung seperti Merbabu, Merapi, Andong, Tidar, Telomoyo, Sindoro, Sumbing dan perbukitan Menoreh” tambahnya.

Bukti arkeologis di beberapa percandian yang tertutup endapan vulkanik merapi seperti Candi Sambisari, Kimpulan dan Losari menunjukkan bahwa potensi bencana tidak dapat diabaikan begitu saja, sehingga penyusunan SOP Manajemen Bencana Candi Borobudur sangat diperlukan untuk mengantisipasi kejadian bencana yang setiap waktu bisa terjadi.

Dalam penyusunan SOP hadir beberapa narasumber dari Pusat Studi Bencana Alam Dr. Raditya Jati, M.Sc, Balai Penanggulangan Bencana Daerah Magelang Drs. Joko Sudibyo, M.T, Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Amperawan Marpaung, Jurusan Arkeologi UGM Dr. Mahirta, M.A dan Jurusan Teknik Geologi UPN Yogyakarta Ir. Helmy Murwanto, M.T.

Selain itu untuk mengoptimalkan penyusunan SOP turut diundang beberapa instasi terkait guna diminta masukkannya, seperti dari Balai Pelestarian Cagar Budaya dan Balai Arkeologi Yogyakarta, Museum Benteng Vredeburg, Dinas Budpar, PMI, SAR, Bappeda, Unit Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang, PT Taman Wisata Candi Borobudur dan Prambanan, Polres Magelang, Polsek dan Koramil Borobudur.

Penyusunan SOP ini merupakan salah satu langkah untuk mempertahankan state of preservation candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia yang telah ditetapkan UNESCO tahun 1991 dan terwujudnya SOP Manajemen Bencana untuk pelestarian Candi Borobudur.

Related Posts