Restorasi Dan Monitoring Warisan Dunia Di Yunani

 Berita

Sejarah restorasi warisan budaya dunia di yunani telah dimulai sejak tahun 437 SM dengan pembangunan Propylaea di ujung barat acropolis namun terhenti, sehingga konstruksi bangunan tidak pernah kembali sesuai dengan bagian –bagian pada Propylaea.

Namun hal itu tidak mempengaruhi rasa kekaguman orang untuk melakukan penelitian mauapun sekedar berkunjung melihat kemegahan bangunan.

Hal itu terungkap dalam diskusi bulanan pengkayaan staf teknis Balai Konservasi Candi Borobudur yang dibawakan oleh Brahmantara, S.T. Makalah yang disampaikan merupakan hasil dari workshop dan seminar Japan – Indonesia International Exchange and Capacity-Building Project for the Conservation of Stone-built Cultural Heritage yang dilaksanakan di Yunani beberap waktu yang lalu.

Dalam diskusi tersebut dijelaskan bahwa Restorasi yang dilakukan di situs-situs di yunani telah di mulai sejak tahun 437 SM, banyak penelitian yang telah dilakukan guna mempermudah proses restorasi pada bangunan-bangunan bersejarah di yunani.

Saat ini penelitian yang dilakukan di yunani lebih terperinci dan menggunakan teknologi yang lebih canggih guna meminimalisir intervensi langsung dengan situs-situs cagar budaya seperti mengunakan metode numerik dengan modeling 3 d dan proses monitoring yang menggunakan monitoring seismik, yang dapat menangkap segala bentuk getaran melalui sensor yang dipasang di beberapa sudut bangunan.

Related Posts