Seminar Pra Kajian Pengembangan Metode Pengukuran Deformasi Vertikal dan Horisontal Candi Borobudur dan Bukit

 Berita

Memasuki hari kedua Seminar Pra Kajian, Kamis (10/04/14) Balai Konservasi Borobudur membahas kajian mengenai Pengembangan Metode Pengukuran Deformasi Vertikal dan Horisontal Candi Borobudur dan Bukit. Kajian ini untuk mengevaluasi metode pengukuran deformasi yang sejak masa pemugaran II Candi Borobudur tahun 1983 masih diterapkan hingga saat ini.

 

Pascaerupsi Gunung Merapi tahun 2010, pembersihan saluran drainase di bawah lantai Candi Borobudur dilakukan dengan membongkar semua lantai candi. Pembongkaran ini menyebabkan adanya pergeseran titik-titik kontrol yang berada di lantai candi yang digunakan sebagai acuan pengukuran dalam monitoring deformasi.

Kajian ini akan mengevaluasi validitas titik kontrol pengukuran yang ada saat ini dan meneliti alternatif metode baru yang dapat digunakan untuk monitoring deformasi Candi Borobudur dan bukit.

Kepala Seksi Layanan Konservasi Balai Konservasi Borobudur Iskandar M. Siregar berharap dengan pelaksanaan pra kajian ini akan banyak masukan dari narasumber dan peserta agar pelaksanaan kajian berjalan lebih baik dan memberikan manfaat untuk pelestarian Candi Borobudur.

Seminar yang dilaksanakan di Hotel Grand Artos Aerowisata, Magelang ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Dedi Atunggal SP, S.T, M.Sc dosen dari Universitas Gadjah Mada dan Bambang Siswoyo purna tugas Proyek Pemugaran Candi Borobudur.

 

Related Posts