Sosialiasasi Pelestarian untuk Pramuwisata dan Fotografer

 Berita

Selama 2 hari 10-11 Juni 2013, Balai Konservasi Borobudur menyelenggarakan Sosialiasasi Pelestarian untuk Pramuwisata dan Fotografer.

Sosialisasi ini untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran serta masyarakat sekitar Candi Borobudur dalam pelestarian cagar budaya terutama Candi Borobudur.

Sosialisasi dibuka oleh Kepala Balai Konservasi Borobudur Drs. Marsis Sutopo, M.Si yang sekaligus memberikan paparan tentang Pelestarian Cagar budaya. Beliau menyampaikan pentingnya peran para pelaku wisata termasuk Pramuwisma, Fotografer, dan Pedagang Asongan untuk menjaga kelestarian Cagar Budaya.

Banyak keluhan yang disampaikan oleh para pengunjung atas ketidaknyamanan ketika berkunjung ke Candi Borobudur Salah satunya adalah ketika pengunjung diikuti terus oleh para pedagang asongan untuk membeli dagangan mereka sehingga membuat kunjungan menjadi tidak nyaman.

Selain itu diharapkan para fotografer juga menaati Standard Operating Procedure yang telah dibuat dengan mengambil gambar pengunjung ditempat yang telah ditentukan. Pramuwisata sebagai salah satu ujung tombak informasi kepada para wisatawan juga diharapkan memberikan informasi mengenai Candi Borobudur yang lebih mendukung ke arah pelestarian Candi Borobudur.

Besar harapan dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini tercipta kerjasama antar berbagai pihak guna terciptanya ketertiban dan keamanan, sehingga mampu mendongkrak pamor Candi Borobudur sebagai warisan dunia yang nyaman dikunjungi dan tetap terjaga kelestariannya.

 

 

Related Posts