Stone Conservation Workshop 2012

 Berita

Melanjutkan kerjasama di bidang konservasi batuan antara UNESCO dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Balai Konservasi Peninggalan Borobudur kembali melaksanakan Workshop Conservation Stone 2012 di Candi Borobudur.

Dalam workshop tersebut dihadirkan beberapa ahli konservasi dari Jerman dan ahli arsitektur dari Jepang. Diharapkan workshop tersebut dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru mengenai konservasi pada batu.

Workshop Conservation Stone 2012 merupakan program lanjutan dari tahun yang lalu, namun dalam Workshop kali ini ahli yang didatangkan lebih banyak. Para ahli tersebut adalah Prof. Dr. Hans Leisen, Dr. Esther Von Phelwe Leisen, Dr. Eberhard Wendler yang semuanya dari Jerman dan Mr. Ichita Shimoda dari Jepang.

Dalam penelitian kali ini mereka kembali mencari berbagai parameter yang akan dijadikan dasar penanganan konservasi batu. Pencarian parameter ini mereka lakukan karena Candi Borobudur disusun atas ribuan batu andesit yang memliki kandungan mineral yang berbeda-beda sehingga penanganan antar batu harus mendapat perhatian serius.

Beberapa parameter yang mereka coba lakukan adalah membandingkan penguapan yang terjadi pada batu, cepat rambat perubahan suhu pada batu, cepat rambat gelombang ultrasonic yang merambat dalam batu dan beberapa parameter lainnya. Sehingga diharapkan akan muncul sebuah kesimpulan untuk melanjutkan ketahap proses konservasi berikutnya.

Untuk mempermudah penelitian mereka dalam mencari parameter batu candi, para ahli dari Jerman sengaja membawa peralatan sendiri. Mereka membawa peralatan yang biasa digunakan dalam penelitian mereka di Eropa. Setelah hasil percoban diperoleh mereka membawanya ke laboratorium BKP Borobudur untuk memperoleh data sebagai data pembanding.

Selain mencari parameter antar batu mereka juga melakukan percobaan yang telah mereka siapkan dari jerman. Mereka ingin melihat apakah mortar yang mereka buat dapat diaplikasikan ke Candi Borobudur.

Workshop Conservation Stone 2012 diikuti oleh beberapa staf dari BKP Borobudur, BP3 Yogyakarta, BP3 Jawa Tengah dan mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang melakukan pemagangan di BKP Borobudur, workshop ini dilaksanakan selama 8 hari 10- 17 juni 2012.

Related Posts